Sabtu, 21 Maret 2020


Oleh Devi Marwati, Maret 21, 2020.



A.
 dosen: Nurlinda, SE, M.Si

 Definisi, Jenis , dan Manfaat Jurnal Khusus

1.     Definisi Jurnal Khusus

Jurnal khusus merupakan sebuah jurnal yang lazimnya digunakan dalam pencatatan bukti transaksi keuangan yang ditimbulkan oleh transaksi-transaksi yang serumpun atau sejenis. Misalnya bukti transaksi faktur penjualan, bukti faktur penjualan sebagai bukti telah terjadinya transaksi penjualan dengan kredit akan dicatat kedalam jurnal khusus penjualan.
Jurnal Khusus merupakan jurnal yang dikelompokan sesuai dengan jenis transaksinya. setiap terjadi transaksi, petugas pembukuan mengidentifikasi jenis transaksi yang terjadi, dan mencatatnya kedalam jurnal khusus. 


2.     Jenis Jurnal Khusus

·         Jurnal Khusus Pembelian
yaitu buku harian khusus untuk mencatat sebuah transaksi-transaksi pembelian barang dagangan dan barang lainnya yang dilakukan secara kredit. Jurnal ini juga disebut dengan buku pembelian. Fungsinya : berfungsi untuk mencatat sebuah transaksi pembelian barang yang dilakukan dengan pembayaran kredit.

·         Jurnal Khusus Penjualan

yaitu buku harian khusus untuk mencatat sebuah transaksi penjualan barang secara kredit. Fungsinya : berfungsi untuk mencatat transaksi penjualan barang dagangan atau jasa yang dilakukan dengan pembayaran kredit.

·         Jurnal Khusus Penerimaan Kas

yaitu buku harian khusus untuk mencatat semua transaksi penerimaan tunai, baik berupa cek ataupun kas. Buku ini sering disebut juga dengan buku kas masuk. Fungsinya : berfungsi untuk mencatat semua transaksi penerimaan kas seperti penerimaan piutang, penerimaan uang dari penjualan tunai, dll.

·         Jurnal Khusus Pengeluaran Kas

yaitu buku harian khusus untuk mencatat semua transaksi pembayaran tunai, baik menggunakan cek ataupun kas. Jurnal ini sering disebut dengan buku kas keluar. Fungsinya : berfungsi untuk mencatat semua transaksi pengeluaran kas, misalnya pembayaran hutang, dan pembayaran beban2,dll.
3.       Manfaat Jurnal Khusus

v  Memungkinkan pembagian pekerjaan.

v  Memudahkan posting ke akun buku besar.

v  Memungkinkan pengendalian internal yang lebih baik.

v  Menghemat biaya


B.

  Perbedaan Jurnal Khusus dengan Jurnal Umum



REFERENCE
Suradi. 2009. Akuntansi Pengantar 1 . Yogyakarta. 

Gabungan otak kanan
Pengantar akuntansi II
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma Medan